Awas!! Apakah Smartphone Anti Air itu Benar – benar Tahan terhadap Air?

Posted on

Fitur tahan air dan debu sering kali menjadi rujukan konsumen ketika membeli smartphone. Fitur unggulan ini bahkan menjadi nilai jual utama bagi beberapa vendor yang mengusung tema adventure untuk ponsel pintar dagangannya. Namun, banyak yang belum tahu mengenai bagaimana fitur itu bekerja. Lebih penting ialah cara merawat ponsel agar benar-benar tahan air untuk waktu yang lama.

baca juga : Hati – Hati!! Kenali dulu Hp Docomo dan AU Sebelum Membeli

Kalau punya ponsel yang diklaim tahan air, jangan buru-buru mengajaknya berenang. Ketahui dulu arti sertifikat internasional yang melekat padanya, barulah bisa leluasa serta mengetahui batasan saat mengajaknya berenang.

Ponsel tahan air yang belakangan ini dilepas ke pasar, kebanyakan menyabet sertifikat IP68. Seperti yang ada pada ponsel Samsung Galaxy A3, Galaxy A5, dan Galaxy A7, edisi 2017 atau xperia tipe Z

IP68 sendiri merupakan kode sertifikat yang ditetapkan dan diterbitkan oleh Komisi Elektroteknik Internasional (International Electrotechnical Commission/IEC) sebagai sistem untuk mengklarifikasikan tingkat pengamanan pada peralatan elektronik.

Kode IP sendiri adalah singkatan dari International Protection, atau biasa disebut juga Ingress Protection Marking. Di belakang kode itu biasanya diikuti dengan dua digit angka. Dalam contoh Galaxy A edisi 2017, kode yang muncul setelah huruf IP adalah angka 6 dan 8. Mari usut makna di balik dua angka itu.

Angka 6 berarti perangkat tersebut terlindung secara total dan menyeluruh sehingga debu tidak akan masuk ke dalam komponen perangkat.

Lalu angka 8 di bilangan kedua, mewakili ketahanan terhadap air dengan kedalaman lebih dari 1 meter (maksimal 3 atau 4 meter) tanpa adanya batas durasi waktu perendaman.

Kebanyakan vendor ponsel pintar menyarankan untuk membawa produknya berenang pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Ini bisa jadi adalah batasan yanh dinilai aman.

Apakah dengan demikian perangkat IP68 itu dapat disebut sebagai perangkat yang seoenuhnya tahan air dan debu? Jawabannya: itu semua tergantung medan.

Perangkat IP68 dapat dikatakan aman-aman saja jika pengguna menyelupkannya ke dalam bak mandi atau kolam renang sekalipun. Namun, perangkat IP68 belum tentu bisa bertahan jika pengguna membawanya jalan-jalan menyelami laut.

Hal yang sama juga berlaku pada gelar tahan debunya. Walau disebut demikian, perangkat bersertifikat IP68 akan sulit bertahan pada pasir di pantai yang cenderung memiliki suhu cukup panas akibat sengatan sinar matahari.

Semua itu dikarenakan saat pengujian sertifikasi jetahanan air dan debu dilakukan pada kondisi tertentu saja. Untuk air, misalnya, para penguji biasa melakukannya dengan air tawar, bukan dengan air asin atau air laut yang memiliki kadar garam yang tinggi.

Berikut ini beberapa tips untuk merawat ponsel anti air Anda supaya tetap terjaga optimal :

Pertama, kenali ponselmu. Ponsel dengan fitur tahan air dan debu biasanya akan disertai dengan keterangan sertifikasi layak uji. Berdasarkan keterangan yang dari situs resmi Samsung, sertifikasi tahan air biasanya akan disertakan dengan kode-kode tertentu. IP67 atau IP68 misalnya.

 

Kedua, jangan terburu-buru mengajak ponselmu berenang atau menyelam. Banyak konsumen kemudian menjadi jumawa lantaran memiliki ponsel dengan fitur tahan air. Mereka dengan sengaja membawa smartphoneuntuk mendukung kegiatan luar ruang yang terbilang ekstrem. Menyelam dan berenang misalnya

Perlu diingat, smartphone tahan air sesungguhnya tidak benar-benar tahan air. Sebab fitur itu menyesuaikan terhadap kebutuhan pengguna, maka perhatikan apa yang ingin kamu lakukan. Jangan sembarangan membawa ponsel tahan air untuk kegiatan yang terlalu berat.

Misal, mengajaknya lompat dari ketinggian tebing lalu menyebur ke sungai atau danau. Benturan yang terjadi antara bodi ponsel dengan permukaan air memungkinkan terciptanya kerenggangan atau celah yang bisa membuat air masuk ke dalam. Ingat, smartphone milikmu bukan kamera aksi. Jadi pertimbangkan penggunaannya untuk hal-hal yang wajar saja.

 

Ketiga, jangan membeli perangkat headset Perangkat headset? Apa hubungannya dengan fitur tahan air? Jelas ada hubungannya.

Ponsel tahan air milikmu tentu memiliki port atau jack untuk menyambungkan perangkat headset atau earphone ke ponsel milikmu. Dari port tersebut juga dibekali lapisan-lapisan anti air agar air tidak masuk ke lubang dan merangsek ke dalam sistem elektronik ponsel kamu.

Port tersebut tentunya sudah disesuaikan dengan perangkat headsetbawaan dari vendor. Segala sesuatunya sudah pas, terukur, dan presisi. Mulai dari ukuran diameter, tinggi, dan jumlah tingkatan socket-nya. Jadi, jika kamu membeli atau menggunakan sembarang perangkat headset atau earphone, ada kemungkinan tidak sesuai antara portyang ada di ponselmu dengan socket headset milikmu.

Ketidaksesuaian tersebut membuat ukuran menjadi tidak pas, maka socket headset tersebut akan ada kemungkinan merusak lapisan-lapisan yang ada pada port headset yang ada di ponsel. Jadi jangan sembarangan menggunakan atau membeli perangkat headset.

baca juga : Awas HP Palsu!! 9 Cara Mudah Membedakan Smartphone Asli atau Palsu.

Keempat, jangan sering-sering membuka slot kartu SIM dan Micro SD (jika ada). Ini yang paling sering diabaikan pengguna. Biasanya, smartphoneyang mendukung fitur tahan air akan memiliki baterai yang tertanam dalam bodi ( Unibody Battery) istilahnya. Karena tidak bisa dibongkar pasang baterainya, disediakan slot kartu SIM dan Micro SD terpisah di bagian tertentu ponsel. Di slot tersebut, jika diperhatikan dengan saksama akan terlihat lapisan karet pelindung. Sealant Karet tersebut berfungsi membatasi celah yang ada pada slot kartu SIM dan Micro SD.

Karena tercipta untuk dibuka dan ditutup, maka kekuatan menahan air dipercayakan pada lapisan karet tersebut. Jika kamu sering-sering membuka slot itu untuk menggonta-ganti kartu SIM ataupun Micro SD, maka ada kemungkinan lapisan karet itu akan mudah sobek atau renggang. Hal tersebut dapat memicu kerentanan rusaknya fitur tahan air yang ada pada ponsel.

baca juga : Ternyata!! Ini 5 Penyebab Smartphone Lemot.

Ingat, smartphone bukan kendaraan perang amfibi yang benar-benar dirancang untuk kebutuhan tahan air, debu, bahkan hantaman. Smartphone tetaplah benda kecil yang rapuh dan mudah rusak, walaupun dibekali fitur perlindungan ekstrem. Jadi bijaksanalah dalam menggunakan jika ingin awet dalam waktu lama.

Jika memiliki ponsel pintar bersertifikat IP68 dan berencana melakukan uji air atau debu secara ekstrem, pastikan baca buku petunjuk dan garansi yang diberikan si produsen sebelum melakukannya. Dari sana bisa jadi tercantum keterangan yang menjelaskan bahwa kerusakaan yang diakibatkan kelalaian pengguna tidak akan ditanggung garansi.

Jangan lupa Like dan SHARE artikel ini ya, supaya bermanfaat untuk yang lain.Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *