Qatar's Aia Mohamed adjusts her headscarf during her women's singles preliminary round table tennis match against Canada's Zhang Mo at the ExCel venue of the London 2012 Olympic Games in London July 28, 2012. REUTERS/Grigory Dukor

Awas Batal !! Tips Olahraga ketika Puasa

Posted on

Assalamu’alaikum. Saat ini kaum muslim tengah memasuki bulan suci Ramadan. Ketika berpuasa, tanpa disadari kinerja tubuh perlahan berubah dan menyesuaikan diri. Saat berpuasa tubuh memproduksi energi sendiri dengan membakar nutrisi yang tersimpan dalam tubuh, seperti cadangan lemak, karbohidrat, dan gula untuk memproduksi energi. Tak hanya itu, organ-organ lain dalam tubuh pun menyesuaikan kinerja mereka dengan keadaan orang yang berpuasa. Keseimbangan tersebut meliputi kebutuhan jasmani dan rohani. Dimana olahraga diperlukan untuk memperkuat badan, dan kebersihan rohani untuk mengontrol sekaligus mengarahkan jasmani untuk melakukan aktivitas yang baik juga benar. Jika berat salah satunya dikhawatirkan keseimbangan terganggu. Berikut beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan ketika ingin olahraga saat puasa.

Pentingnya olahraga saat puasa

Meskipun memiliki berbagai keterbatasan selama berpuasa, bukan berarti aktivitas kita hanya diisi dengan tidur atau bermalas-malasan. Sedangkan olahraga merupakan kebutuhan pokok manusia. Olahraga teratur juga meningkatkan stamina /daya tahan tubuh, rasa percaya diri, daya ingat, mengurangi stress, kemampuan seksual, dan memperlancar peredaran darah. Selain itu juga olahraga dapat meningkatkan pembuluh darah kecil / mikrosirkulasi di jantung, ginjal, dan organ lainnya, sehingga dapat mengurangi risiko serangan jantung. Agar tetap bugar, olahraga sebaiknya tidak ditinggalkan saat berpuasa.

baca juga : 8 Manfaat Penting Olahraga untuk Ibu Hamil

Namun waktu pelaksanaan, jenis olahraga, dosis dan waktu olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi puasa dan kondisi tubuh setiap orang. Olahraga yang dilakukan pada saat berpuasa bertujuan untuk pemeliharaan tubuh agar tetap sehat dan bugar. Hal yang paling dikhawatirkan dalam olahraga, apabila dilakukan saat puasa adalah menurunnya cadangan cairan tubuh/dehidrasi.

Tips Olahraga Ketika Berpuasa

Ada beberapa yang harus diperhatikan dalam berolahraga ketika Anda sedang berpuasa. Maka saya akan membagikan beberapa tips yang harus di perhatikan dalam berolahraga ketika berpuasa.

  1. Waktu Olahraga

Pertama yang harus diperhatikan adalah waktu melakukan olahraga. Tidak disarankan untuk melakukan olahraga di saat waktu puasa. Seperti y

ang dilansir dari thenational dan islamicity, olahraga sebaiknya tidak dilakukan saat berpuasa karena saat puasa perut dalam keadaan kosong. Waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan Ramadan adalah pada saat setelah berbuka, karena setelah berbuka tubuh mendapatkan energinya kembali dari makanan dan minuman.

baca juga : 10 Olahraga untuk menambah tinggi badan

Namun, ada juga yang beranggapan bahwa waktu terbaik melakukan olahraga adalah pada saat menjelang berbuka puasa. Dr. Saptawati Bardosono mengatakan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan 30-60 menit menjelang berbuka karena mendekati waktu makan. Hal ini sepertinya sah-sah saja tergantung dari kebugaran setiap individu. Ada orang yang mampu melakukan olahraga saat berpuasa dan ada juga yang tidak tergantung dari kebiasaan orang tersebut melakukan olahraga. Yang terpenting adalah setelah melakukan olahraga, Anda tidak merasa lemas, pusing, atau bahkan pingsan.

baca juga : Kapan Sebaiknya Olahraga ketika Puasa?

Sesekali cobalah untuk ngabuburit dengan berolahraga. 1-2 jam sebelum waktu buka puasa tiba adalah waktu yang banyak dipilih oleh orang-orang yang sedang berpuasa untuk melakukan olahraga. Agar lebih seru, Anda bisa mengajak teman untuk berolahraga bersama. Olahraga yang biasa dilakukan sebelum waktu buka puasa adalah futsal, basket, atau golf dll.

Berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk berolahraga dalam satu hari? 90 menit, 60 menit, atau 30 menit? Memasuki bulan puasa, Anda harus memangkas waktu olahraga Anda sehari-hari. Jika biasanya Anda berolahraga selama 60 menit, saat sedang puasa Anda cukup berolahraga selama 45 menit saja. Hal ini dilakukan untuk menjaga tubuh agar tidak terlalu letih. Yang paling penting adalah kenali tubuh anda!!

  1. Jenis Olahraga

Selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah jenis olahraga. Lakukan jenis olahraga yang biasa Anda lakukan seperti biasanya. Namun, sebaiknya lakukan jenis olahraga intensitas ringan sampai sedang, seperti berjalan, jogging, dan bersepeda. Disarankan untuk tidak mencoba intensitas olahraga yang lebih tinggi dari yang biasa Anda lakukan karena ditakutkan tubuh tidak mampu melakukannya.

Hindari Olahraga yang Bisa Membatalkan Puasa

Apakah ada olahraga yang bisa membatalkan puasa? Ada, contohnya adalah berenang. Hindari olahraga ini saat sedang berpuasa. Mungkin Anda tidak menyadari bahwa air bisa saja tertelan saat Anda sedang berenang. Apabila Anda ingin berolahraga sebelum buka puasa, sebaiknya jangan memilih olahraga berenang.

 

  1. Asupan Makanan

Saat Ramadan, tubuh diberi waktu dua kali untuk makan, yaitu saat sahur dan berbuka puasa (waktu maghrib). Waktu makan di bulan Ramadan agak berubah dibandingkan dengan hari biasanya. Selain itu, porsi makan mungkin juga dapat berubah. Namun, usahakan untuk tetap memakan makanan dalam jumlah yang sama seperti hari biasanya, tidak berlebih dan juga tidak kekurangan, dan juga makan beragam makanan yang mengandung zat gizi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh.

Karbohidrat merupakan energi utama bagi tubuh. Karbohidrat dapat mengembalikan kadar glukosa darah yang menurun saat berpuasa. Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat (yang memiliki indeks glikemik rendah) diperlukan karena membantu melepaskan energi secara perlahan sehingga energi dalam tubuh tidak cepat habis. Memakan makanan yang mengandung indeks glikemik rendah pada saat berbuka puasa bertujuan untuk meningkatkan cadangan karbohidrat, sedangkan jika mengonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi, maka kadar gula darah akan cepat meningkat tetapi akan cepat habis juga.

Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi saat berbuka puasa untuk memaksimalkan cadangan glikogen otot dan kemudian konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi saat sahur untuk memperlambat pencernaan sehingga perut tidak cepat kosong. Ini merupakan strategi untuk mengurangi perasaan cepat lapar selama berpuasa dan juga mempertahankan energi sampai olahraga dimulai.

Selain karbohidrat, protein juga sangat diperlukan tubuh. Makanlah makanan yang mengandung protein tinggi, seperti ikan, daging, dan telur. Protein merupakan zat yang diperlukan untuk pertumbuhan dan juga sebagai zat pembangun. Protein membantu memulihkan dan memperbaiki sel-sel otot yang rusak ketika berolahraga.

Jangan makan berlebihan

Mentang-mentang pagi sampai sorenya puasa, eh malamnya pas buka, makannya pun dikencengin. Hal ini tentu saja tak boleh terjadi, apalagi bila Anda ingin mempertahankan berat badan saat puasa.

Walau godaan untuk makan berlebihan memang tinggi (apalagi kalau Anda menyukai semua menu yang dihidangkan di meja makan), namun tetaplah kontrol diri untuk tidak makan berlebihan. Tetap utamakan asupan protein sebagai makanan utama seperti saran sebelumnya.

 

  1. Perbanyak Minum

Dehidrasi dapat terjadi saat berolahraga apalagi dilakukan pada saat cuaca panas. Sehingga untuk mencegah hal ini terjadi, asupan cairan ke dalam tubuh harus diperhatikan. Asupan cairan yang disarankan adalah 1,5-2 liter per hari.

Agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, penuhi kebutuhan cairan tubuh pada saat buka puasa dan sahur. Sepanjang malam, Anda bisa membantu proses hidrasi tubuh dengan mengkonsumsi air minum yang cukup, yakni 2 gelas saat buka puasa, 4 gelas saat malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Cara ini cukup efektif untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi sehingga Anda tetap dapat berolahraga dengan penuh semangat.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk membatasi melakukan aktivitas fisik di siang hari untuk mencegah dehidrasi. Melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat di siang hari saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi karena cairan tubuh hilang melalui keringat.

baca juga : 10 Olahraga untuk meningkatkan vitalitas pria

 

Di atas adalah beberapa tips olahraga ketika anda sedang berpuasa. Jangan lupa LIKE dan SHARE untuk memberikan manfaat kepada yang lain. Terimakasih

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *