Kapan Sebaiknya Olahraga ketika Puasa?

Posted on

Di bulan Ramadan, banyak orang mengurangi kegiatan fisik seperti dengan tidak melakukan olahraga saat puasa, karena olahraga dapat membuat kita menjadi haus akibat kehilangan cairan, yang berakibat mengganggu ibadah puasa.

Puasa bukan menjadi halangan Anda untuk tetap melakukan olahraga demi menjaga kebugaran tubuh. Olahraga saat puasa juga bisa menjadi kesempatan Anda untuk lebih banyak membakar kalori sehingga Anda bisa menurunkan berat badan saat puasa. Tentu, ini merupakan sebuah hal yang positif. Namun, sebaiknya jangan sembarangan melakukan olahraga saat puasa. Tetap perhatikan waktu dan intensitas olahraga saat puasa agar olahraga tidak mengganggu puasa Anda.

Baca juga : Awas batal !! Tips Olahraga ketika Puasa

Padahal, aktivitas fisik selama berpuasa memberikan dampak penting bagi kesehatan tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Tunisia dari Universitas Sfax dan CHU Habib Bourguiba menunjukkan bahwa aktivitas fisik memberikan dampak kesehatan yang baik bagi tubuh selama aktivitas puasa. Hal ini terlihat dari parameter komposisi tubuh, hematologi, dan biokimia pada partisipan yang melakukan aktivitas olahraga mengalami perubahan yang lebih baik yaitu penurunan berat badan, persentase lemak tubuh berkurang, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Dengan dampak positif yang diberikan, olahraga rutin selama bulan puasa adalah baik bagi kesehatan. Namun, agar olahraga tidak mengganggu ibadah puasa kita, hal-hal ini perlu dipertimbangkan sebelum kita melakukan olahraga.

Kapan sebaiknya melakukan olahraga saat puasa?

Sebenarnya, waktu yang tepat untuk Anda melakukan olahraga saat puasa tergantung pada diri Anda sendiri. Selama Anda tidak merasa lemas dan pusing setelah melakukan olahraga saat puasa, ini tidak menjadi masalah. Kekuatan setiap orang untuk berpuasa bisa berbeda-beda. Namun, terdapat waktu paling baik bagi Anda untuk melakukan olahraga saat puasa, yaitu:

Sebelum buka puasa

Anda bisa melakukan olahraga sesaat sebelum Anda buka puasa untuk membakar lemak lebih banyak. Tentu, ini menguntungkan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan saat puasa. Melakukan olahraga di saat perut kosong bisa membantu Anda dalam menghilangkan lemak lebih banyak.

Setelah Anda olahraga (menggunakan sisa energi Anda), kemudian Anda bisa makan saat buka puasa untuk menggantikan energi yang hilang. Sehingga waktu olahraga sebelum buka puasa mungkin merupakan waktu olahraga yang baik. Anda mungkin tidak perlu khawatir akan mengalami gula darah rendah atau dehidrasi.

Namun ingat, jangan memaksa untuk melakukan olahraga yang berlebihan untuk bisa membakar lemak lebih banyak. Anda masih dalam keadaan puasa dengan sisa energi yang sedikit, sehingga olahraga yang Anda lakukan perlu dibatasi, tidak lebih dari 60 menit. Jangan sampai Anda sakit, merasa lemas, dan pusing setelah olahraga.

Setelah buka puasa

Ini merupakan waktu terbaik untuk Anda olahraga selama bulan puasa. Anda bisa melakukan olahraga dua sampai tiga jam setelah buka puasa. Tunggu sampai makanan Anda dicerna oleh tubuh sehingga Anda mendapatkan energi kembali untuk melakukan olahraga. Karena Anda sudah makan dan mengisi tubuh Anda lagi dengan energi, sehingga Anda bisa melakukan olahraga apapun yang Anda inginkan pada saat ini, dari intensitas ringan sampai berat, termasuk olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot.

Sebelum sahur

Jika Anda tak sempat untuk berolahraga sebelum buka puasa, cobalah untuk tidak melewatkan waktu olahraga sebelum sahur. Memilih berolahraga sesaat sebelum sahur memang lebih berat, karena Anda harus bangun lebih pagi. Namun, hal tersebut lebih baik dibanding menahan haus karena olahraga setelah sahur.

Solusi agar tidak mengantuk, Anda bisa tidur lebih awal. Tidurlah setelah pulang tarawih dan hentikan kebiasaan begadang hingga larut malam. Olahraga yang kerap kali dilakukan sebelum waktu sahur adalah kardio di atas treadmill atau bersepeda.

 

Oke sobat olahraga, itu tadi sedikit tips dari saya. Semoga bisa bermanfaat. Jangan lupa like dan share ya info manfaat ini. wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *