material frame sepeda bansolinc.com
bansol

Mengenali Material Frame Sepeda serta Kelebihannya

Posted on
material frame sepeda bansolinc.com
bansol

Material Frame Sepeda – Halo sobat gowes mania… Jika Anda ingin membeli sepeda ada beberapa pertimbangan untuk memutuskannya salah satunya adalah material bahan pembuat frame (rangka) sepeda.

Kerangka atau Frame Sepeda dibuat menurut tujuan penggunaan sepedanya masing-masing. Mulai dari geometri, sampai kepada material atau bahan apa yang digunakan untuk mencapai performa yang optimal sesuai tujuan sepeda itu dibuat. Tentunya frame sepeda untuk rekreasi ringan atau funbike pasti berbeda dari frame yang digunakan untuk cross country atau (off road lainnya), sepeda untuk balapan dan touring.

baca juga : Mau Beli Sepeda?? Baca Ini Dulu !!

Ada 4 hal yang terkait dengan material bahan frame (sepeda) yaitu berat, kekuatan, manufacturability (keberlangsungan produksi), stiffness (kekakuan), density (kepadatan), dan durability (ketahanan).

Salah satu tujuan utama keseuksesan pembuatan frame adalah kekuatan maksimal dengan berat minimal. Tapi sebenarnya kekuatan sebuah frame sepeda ditentukan oleh banyak faktor. Mulai dari jenis bahan, sampai pada teknologi pengolahan bahannya. Semakin baik tentunya akan semakin mahal harganya.

Bahan Frame Apa yang Paling Tepat untukAnda?

Tergantung budget dan kondisi Anda. Ada banyak faktor, mulai dari gaya atau genre bersepeda anda, berat badan, medan yang akan dilalui dan masih banyak lagi.

baca juga : Awas Tanjakan!! Berikut Tips dan Trik Bersepeda di Tanjakan

Tulisan di bawah ini akan membantu anda mengenali perbedaan jenis bahan yang umum digunakan untuk sepeda.

Steel / besi (High tensile atau HiTen)

Frame sepeda jenis ini sering kita jumpai di beberapa sepeda dengan harga terjangkau atau umum juga ditemui di sepeda-sepeda lawas seperti Federal MTB. Frame berbahan High Tensile adalah frame yang kuat dan tidak mudah patah karena berbahan besi. Kelemahannya adalah bobot yang cukup berat dan mudah korosif (berkarat). Karena berat, maka umunya frame berbahan high tensile umumnya menggunakan diameter tabung yang kecil untuk mengurangi beratnya. Merujukpada pengalaman, kebanyakan sepeda berbahan high tensile berkualitas baik memang menggunakan tubing yang lebih kecil (small tube), berbeda dengan sepeda-sepeda kualitas bawah atau sepeda home industri yang biasanya menggunakan tubing besar karena sulitnya mereka memperoleh tubing berdiameter kecil dengan kualitas baik.

Keunggulan:
– Lebih kuat
– Memiliki kekerasan yang baik namun bisa lendut/flek
– Penambahan campuran material akan menjadi sangat kuat

Kelemahan:
– Berat
– Resiko korosif besar

Ciri Fisik:
> Memiliki warna asli abu-abu gelap (warna besi) jika belum di cat
> Bisa berkarat jika tidak dilapisi cat
> Material cenderung tebal

Chromoly / CrMo (Chrome Molybdenum)

Kemajuan teknologi metalurgi membuat manusia semakin berinovasi dalam bahan. Salah satunya dengan ditemukannya beragam bahan campuran, salah satunya adalah CrMo yg memiliki kode industri 4130. Chromoly merupakan campuran dari chromium dan molybdenum sehingga bisa disebut chromoly. Chromoly adalah yang paling berat jika dibandingkan dengan alloy, namun lebih ringan dan relatif sulit berkarat dibandingkan baja biasa, namun mempunyai kelenturan dan kekuatan yang lebih dibandingkan dengan alloy dan hi-ten steel. Frame berbahan chromoly umumnya bisa kita lihat di frame sepeda –  sepeda lawas/vintage berkualitas baik yang biasanya juga disandingkan dengan groupset terbaik. Pada masa sekarang, frame berbahan cromoly umumnya digunakan untuk sepeda touring karena membutuhkan kekuatan frame yang mendukung beban berat pengendara plus bagasinya, namun tetap ringan sehingga dapat meningkatkan efektifitas kayuhan.

Karena ratio material chromoly sangat bagus yaitu antara kekuatan yang baik dan bobot ringan maka material ini dipakai juga pada senapan AK-47, bangunan, spareparts mobil dan roll cage/bar (konstruksi berbentuk sangkar untuk melindungi kokpit mobil) pada balap mobil WRC, Grand Touring Race, Nascar dll.

Kelebihan:
– Sangat kuat
– Kaku namun bisa lendut/flex
– Tahan lama
– Murah

Kekurangan:
– Masih tergolong berat
– Tetap dapat berkarat

Ciri Fisik:
– mirip dengan Hi-Ten Steel, namun dibuat agak lebih tipis

Alloy / ALUTECH

Frame alloy menggunakan bahan dasar logam alumunium sebagai bahan dasarnya yang sifatnya jauh lebih ringan dibandingan dengan yang memakai bahan dasar besi. Bahan ini terbilang agak murah dan umum digunakan untuk sepeda sport dan professional, khususnya sepeda modern saat ini. Kualitas frame-nya juga lebih ringan dibandingkan dengan steel dan chromoly namun kuat dan tidak mudah berkarat. Akan tetapi frame alloy lebih mudah penyok jika mengalami benturan dan sulit untuk diperbaiki / diluruskan kembali. Untuk warna dasar alloy adalah silver dan abu-abu. Frame ini termasuk frame dengan kategori menengah. berbeda dengan bahan besi dan chromoly yang tahan lama, Untuk tingkat ketahanan, alloy hanya bisa bertahan sekitar 5-10 tahun saja, setelah itu anda disarankan mengganti frame dengan yang baru.

Alloy seri 6***:

Merupakan aluminum campuran yang memiliki nilai unggul dibanding besi yakni anti korosi ( dalam kondisi extreme tetap mengalami korosi ringan berupa kerak bukan karat), Dalam bidang kekuatan alloy tidak sekuat besi sehingga biasanya frame alloy digunakan Tube yang berdiameter besar ( banding dengan frame besi yang kurus2 ), biasannya pengerjaan sambungan terlihat bidang las yangleih besar menyerupai sisik ikan.
Alloy kode 6 *** masih memiliki kelenturan ataupun keuletan, walau ngga sebagus besi. dan bisa diperingan lagi dengn proses butted
contoh pada frame Polygon Xtrada memakai Al 6061

Alloy7***:

Alloy ini memiliki sifat sama dengan Alloy kode 6***, hanya memiliki sifat keras dan rigid yang lebih, sehingga biasa digunakan untuk frame yang diperuntukkan bagi pecinta bobot ringan dan hi speed, karena dengan sifat rigidnya memungkinkan seluruh tenaga kayuhan tersalur langsung ke roda tanpa dieliminir oleh flexibilitas frame.

Frame aluminum dapat sangat kaku dan ringan karena kepadatannya begitu rendah, kompensasinya diameter tube dibuat lebih besar dan dinding tube lebih tebal. Maka dari itu proses penyambungan yang dilakukan oleh robot mudah dilakukan. Aluminum mempunyai “kelelahan” pada masa pakainya, biasanya diatas 5 tahun aluminum menurun tingkat kekuatan, kekakuan dan presisinya menjadi berkurang dan mudah rusak.

Keunggulan:
– Kepadatannya 1/3 dari baja sehingga memungkinkan untuk dibuat tube yang besar.
– Mudah untuk dibentuk.
– Murah
– Ringan namun kuat untuk dinaiki pengendara yang gemuk.
– Sulit berkarat

Kelemahan:
– 1/3 hingga ½ kekuatannya dari baja yang bagus dan titanium atau lebih mudah rusak (crash)
– Kurang kaku sehingga harus memiliki tube dengan diameter besar. Resiko terbentur dan menjadi rusak sangat besar.
– Memiliki kekuatan yang dapat lelah.
– Sulit diperbaiki atau diluruskan kembali

Ciri Fisik:
> Warna asli tanpa cat, silver namun tidak mengkilat
> Tidak berkarat, walaupun dapat timbul kerak
> Sambungan las terlihat besar & tebal

Carbon Composite

Carbon fiber bisa juga disebut composite ini tidak bisa berkarat karena memang tidak terbuat logam, melainkan serat / fiber sehingga mudah dibentuk sedemikian rupa. Sebagai catatan, tidak semua carbon fiber lebih ringan dari alloy, berat / ringannya frame ini sebenarnya mengikuti selera si pembuat. Sehingga frame carbon memiliki bentuk dan berat yang lebih bervariasi. Tapi sangat disayangkan frame carbon sangatlah rapuh dan lebih beresiko patah. Maka dari itu, banyak produsen sepeda yang telah menerapkan teknologi “monocoque construction”, yaitu dengan frame dibuat dengan cara di cor sehingga memperkuat ketahanan frame carbon. Tapi jarang sekali pe-sepeda yang memakai frame carbon karena harganya yang sangat tinggi.

Keunggulan:
– Mudah dibentuk bahkan bisa dibuat bentuk frame yang eksotis
– Tidak berkarat
– Kekuatan dan kekakuannya dapat dikendalikan
– Sangat ringan namun kuat

Kelemahan:
– Mahal
– Mudah rusak
– Tidak tahan api/panas tinggi
– Pada saat pembuatan dapat telalu kaku atau terlalu lentur.

Ciri Fisik:
> Tanpa cat, akan terlihat serat-serat carbon berbentuk pola seperti karung beras
> Tidak ada sambungan las, karena proses pembentukannya dicetak ataupun dilem
> Bisa terbakar habis
> Kerusakan akibat benturan keras adalah patah. Tidak bengkok seperti pada material metal / logam

 

Titanium

Ini adalah jenis frame paling mewah, mengapa? karena sangat mahal. Bahan frame titanium memiliki keunggulan karena beratnya yang hanya setengah dari baja dengan kekuatan maksimal. Bahan titanium menjadikan frame sepeda mencapai performa maksimal, kombinasi yang baik antara ketahanan yang kuat dan bobot yang ringan. Frame titanium membutuhkan diameter tube lebih lebar daripada baja namun tidak sebesar aluminum. Titanium sangat tahan terhadap karat dan sangat ringan tetapi kuat. Pesepeda berbadan gemuk/besar juga dapat menggunakan frame dengan bahan ini secara nyaman dan aman. Biasanya frame titanium dicampur 3%-6% aluminum dan 2,5%-4% vanadium hingga mencapai kombinasi terbaik. Kelemahannya cuma harganya yang sangat mahal ^_^.

Keunggulan:
– Ringan
– Kuat seperti baja
– Tidak berkarat sehingga tidak membutuhkan lapisan misalnya cat.
– Tahan lama
– Tidak memiliki masa kelelahan

Kelemahan:
– Tingkat kekakuan setengahnya dari baja.
– Sangat sulit untuk diperbaiki
– Mahal

Ciri Fisik:
> Ringan
> Tidak berkarat
> Warna asli tanpa cat adalah abu-abu gelap
> Sambungan las, kecil-kecil seperti pada besi

Itulah ulasan tentang material bahan frame untuk membuat sepeda kesimpulannya sebagai berikut:

  • Urutan bahan material frame (rangka) paling ringan ke paling berat adalah frame carbon fiber, frame titanium, frame alloy, frame chromoly, dan frame hi-ten.
  • Urutan harga frame (rangka) sepeda paling mahal ke paling murah adalah frame titanium, frame carbon fiber, frame chromoly, frame aluminium, dan frame hi-ten.
  • Urutan frame (rangka) sepeda dari paling kuat ke paling ringkih adalah frame titanium, frame chromoly, frame hi-ten, frame aluminium, dan frame carbon fiber.
  •  

Nah para sobat Gowes, material frame sepeda jenis apa yang paling cocok dengan kebutuhan anda? Pilihlah dengan benar, bukan sekedar gengsi.

Jangan lupa koment, LIKE dan SHARE artikel ini ya supaya bermanfaat untuk yang lain. Terimakasih

artikel terkait :

Otot yang Bekerja Ketika Bersepeda

Mengenali Bagian – bagian di Sepeda

Jangan Salah Pilih!! 8 Jenis Sepeda Sesuai Kegunaannya.

Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *