herbal bansolinc.com

Ternyata!! Begini Karakter Pengobatan Herbal

Posted on
herbal bansolinc.com

Terkadang, pengobatan herbal tidak memberikan dampak yang signifikan dalam mengobati penyakit. Selain dosis yang tidak tepat, hal ini juga bisa disebabkan banyaknya masalah yang harus ditangani pengobatan herbal tersebut sebelum dapat mengobati penyakitnya sendiri.

Karakter pengobatan herbal yang seringkali membuat pengobatan itu sendiri terkesan tidak efektif dan efisien, antara lain :

  1. Berlarut – larut dan terkesan tidak ada hasil signifikan
  2. Membutuhkan waktu pengobatan yang cukup lama
  3. Jumlah herbal yang dibutuhkan menjadi cukup banyak dan suplai bahan bakunya terkadang cukup sulit.
  4. Pengobatan terkadang sangat mahal dengan hasil yang tidak jelas. Hal ini bisa diatasi dengan membuat suatu paket pengobatan sampai tuntas dengan menyediakan semua keperluan herbal yang dibutuhkan. Dengan demikian, akan dapat diketahui total biaya, waktu, dan jenis herbal yang diperlukan. Setelah itu, pasien bisa membandingkan dengan pengobatan modern. Mana yang lebih baik dari segi dampak dan hasilnya.

Untuk menjamin kemanan dan kemanjuran pengobatan herbal, maka ada beberapa aspek yang perlu diketahui. Mulai dari aspek ketepatan bahan baku, kehati – hatian, penguasaan herbal dan khasiatnya, hingga resistensi dan kepekaan setiap individu terhadap obat. Semua itu harus diperhatikan. Artinya, dalam pengobatan herbal, tidak bisa dipukul rata. Karena, selain kualitas bahan baku yang berbeda, karakter genetic setiap pasien juga berbeda.

Secara sederhana, yang dimaksud dengan sehat adalah berfungsinya semua komponen dalam tubuh dengan baik. Lalu, pertanyaanya, batasan sehat itu toleransinya sampai dimana? Orang yang tidak pernah berolahraga dengan orang yang rajin berolahraga, walaupun keduanya Nampak sehat dan tidak sakit, tapi bagaimana dengan kualitas sehat dari kedua orang tersebut?

 Secara sederhana pula, dideskripsikan bahwa sakit adalah bila ada keluhan yang dirasakan oleh manusia pada tubuhnya. Selama belum ada keluhan, maka dianggap sehat atau tidak sakit. Apakah betul demikian?

Banyak orang beranggapan bahwa kondisinya sehat, tapi sebenarnya tidak sehat. Misalnya, seorang yang biasa merokok, dan dia belum merasakan keluhan atas kebiasaan merokoknya tersebut. Bahkan, ia menganggap, pengaruh nikotin dalam rokok yang dia hisap membuatnya merasa lebih sehat. Padahal, itu adalah sehat yang bersifat fatamorgana, karena sesungguhnya dia sedang membunuh sel – sel paru – parunya secara perlahan. Sudah berapa ratus atau ribu, atau bahkan jutaan sel paru – paru yang rusak? Tapi, karena kehebatan fungsi organ paru – paru walaupun lebih dari 50% selnya sakit, masih mampu berfungsi dengan baik.

baca juga : Sudah Tahukah Anda? Tahapan Pengobatan Herbal yang Baik

Sehat dan cantik dapat terjadi bila gen dari manusia dapat diekspresikan dengan optimal, melalui sel – sel dan jaringan yang berfungsi secara optimal. Hal ini dapat terjadi bila tidak ada penyakit dan semua kebutuhan metabolisme terpenuhi dengan baik.

Fungsi sel, jaringan dan organ dapat berjalan dengan baik apabila terjadi regenerasi sel dan jaringan yang memadai dan berkelanjutan. Bagaimana bila regenerasi sel tidak memadai, sehingga didominasi oleh sel tua? Hal ini kan menyebabkan menurunnya fungsi organ. Penurunan fungsi organ sangat berpengaruh terhadap keseimbangan metabolisme dalam tubuh yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan orang tersebut.

Oleh sebab itu, ketersediaan semua kebutuhan bahan – bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pengembangan sel sangat menentukan regenerasi sel yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan dan kecantikan. Kebutuhan bahan makan dalam hal ini meliputi :

  1. Sumber energy, berupa : madu, ekstrak kurma, molase gula kelapa, gula aren, dan karbohidrat.
  2. Protein atau asam amino, yang terdiri dari dua sumber yaitu hewani dan nabati
  3. Vitamin, yang sangat diperlukan demi kelancaran metabolisme tertentu
  4. Lemak atau asam lemak, yang sangat beperan dalam memperlancar proses metabolisme.
  5. Hormone, yang mengatur arah pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh
  6. Enzim, yang mempercepat dan memperlancar proses metabolisme.
  7. Bahan organic, yang berfungsi sebagai bahan baku penyusun zat organic yang diperlukan oleh tubuh dalam mengekspresikan karakter genetic, sehingga sifat tersebut dapat terekspresi dengan baik.

Dari sini terlihat kebutuhan bahan pangan yang cukup beragam. Faktanya, orang yang tidak memperhatikan kesehatan, biasanya hanya menyediakan sebagian saja dari keperluan tersebut. Misalnya, dia hanya mengkonsumsi sumber energy saja, dalam hal ini berupa nasi dan lauk yang sangat terbatas variasi kandungannya. Orang tersebut juga tidak suka sayur dan tidak pernah atau jarang mengkonsumsi buah. Bila hal ini berlanjut, maka tubuh akan mengalami kekurangan beberapa bahan makanan tertentu, dan akan berdampak pada berkurangnya fungsi organ dan metabilsme tubuh.

baca juga : Simak! 6 Ramuan Herbal untuk Penderita Asam Urat

Beberapa kandungan gizi tersebut jarang diperoleh dari bahan makanan yang umum dijual. Tapi, kandungan tersebut masih terdapat pada tumbuhan tertentu. Tumbuhan inilah yang pada akhirnya dapat berperan sebagai penyedia bahan baku yang dapat mengembalikan fungsi metabolisme dengan baik. Misalnya, tumbuhan yang dapat meregenerasi sel – sel dengan baik, tumbuhan yang bersifat tonikum atau peningkat daya tahan dan stamina.

Jangan lupa LIKE dan SHARE supaya bermanfaat untuk yang lain. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *